Memperbaiki Partisi Tabel Dynamic MBR Bad Disk dengan AOMEI Partition Assistant

Kasusnya, ada konsumen yang mengalami masalah tidak bisa masuk Windows. Laptop dinyalakan macet di screen masuk bios. Jadi belum sempat load Windows. Saya coba masuk ke bios, hardisk masih terdeteksi. Dugaan karena laptop mati tanpa shutdown (karena listrik padam) sehingga hardisk nya tidak terbaca.

Saya coba boot pakai Windows PE, hardisk terdeteksi unallocated. Hardisk saya copot saya pasangkan ke enclosure, saya colokkan sebagai usb drive.

Saya menggunakan AOEM Partition Assistant. Disana hardisk terbaca sebagai Dynamic MBR, Bad Disk.  Langsung saja saya buka Recovery Partition Wizard nya, pilih usb drive saya tadi untuk di-recovery.


kemudian pilih Fast Search saja ya


Tunggu deh. Hardisk konsumen tadi 500gb membutuhkan kurang lebih 4 jam recovery. Mungkin karena saya recovery cuma pakai pc Core 2 duo ram 4gb, jadi agak lama hee.


Proses setelah selasai, semaleman..


Perhatikan Disk 2. Awalnya tipe disk ini adalah Dynamic MBR (lihat gambar atasnya) tapi setelah recovery, otomatis dirubah oleh AOMEI menjadi basic MBR. Tidak apa, yang penting partisinya balik semua. C: tetap saya kososngkan karena saya akan gunakan untuk tempat instal ulang OS nya.

Alhamdulillah, data balik semua. Prinsipnya kalau cuma partisi tabel saja yang korup data masih aman. Ini bukan masalah datanya terhapus. Beda ya, antara Partition Table Recovery (Recovery Tabel Partisi) dan Data Recovery (Recovery Data)

Semoga sedikit mencerahkan,
Terimakasih.




0 Response to "Memperbaiki Partisi Tabel Dynamic MBR Bad Disk dengan AOMEI Partition Assistant"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel